DAERAH  

Misa Kenegaraan HUT RI ke-80 di Satar Mese Teguhkan Semangat Kebangsaan

Misa HUT RI KE-80
Foto: Misa Kenegaraan HUT RI ke-80 Satarmese. Foto: Aristo

Petanttnews.com- Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Satar Mese berlangsung khidmat melalui Misa Kenegaraan di Gereja Paroki St. Stefanus Iteng, Kamis (14/8/2025).

Acara dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” ini memperlihatkan kolaborasi erat antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam memperkuat semangat kebangsaan.

Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Camat Satar Mese, unsur Polsek, Koramil 1612-07, Koordinator Pendidikan Kecamatan, pengawas sekolah dasar, para pensiunan, kepala sekolah, ASN, pelajar, dan umat setempat.

Pastor Paroki St. Stefanus Iteng, RD. Aloysius Gambur, dalam renungannya mengingatkan umat tentang arti kemerdekaan. “Kemerdekaan tidak hanya diraih oleh para pahlawan di medan perang, tapi juga harus diisi oleh kita semua dengan peran masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, tanggung jawab mengisi kemerdekaan melekat pada semua orang. “Mulai dari para pemimpin yang melayani dengan adil, guru yang mendidik dengan sepenuh hati, petani yang mengolah tanah dengan tekun, hingga pelajar yang belajar dengan giat, semuanya adalah bagian dari pahlawan di era modern,” tambahnya.

RD. Aloysius juga mengutip Injil agar umat menjadi “garam dan terang dunia”. Ia menutup renungan dengan doa, Dalam Misa ini, kita memohon agar Tuhan memberkati para pemimpin kita dengan kebijaksanaan, dan memberkati kita semua dengan karunia persatuan dan kesetiakawanan.”

Camat Satar Mese, Mikael Ojang, mengaku bangga dapat mengikuti Misa Kenegaraan. Menurutnya, perayaan iman ini merupakan wujud nyata kepedulian umat Katolik terhadap kehidupan berbangsa.

“Sebagai bagian dari komunitas Katolik, saya merasa bangga dapat menjadi bagian dari komunitas yang peduli dengan kehidupan bernegara dan berbangsa,” ucapnya.

Ia menilai momentum ini sebagai inspirasi untuk menjadi warga negara yang lebih baik.

“Saya berharap Misa Kenegaraan ini dapat menjadi awal dari sebuah perjalanan spiritual yang lebih mendalam bagi kita semua, yang dapat membawa kita kepada kehidupan yang lebih baik dan lebih bermakna,” pungkasnya.

Senada, perwakilan ASN, Thomas Aquino Jemahan, menyatakan komitmennya untuk mengabdi dengan integritas. “Sebagai ASN, saya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membangun bangsa dan negara kita,” kata Kepala SDI Golo Lambo itu.

Thomas menegaskan tekadnya menjalankan tugas dengan profesional. Ia berharap Misa Kenegaraan menjadi jembatan mempererat hubungan negara, gereja, dan masyarakat.

“Saya juga berharap bahwa kita semua dapat menjadi berkat bagi bangsa dan negara kita, dengan menjadi warga negara yang baik dan peduli dengan kehidupan sosial dan kemasyarakatan,” katanya.

Misa Kenegaraan HUT RI ke-80 di Satar Mese tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga seruan moral. Doa dan refleksi yang dihadirkan menghidupkan kembali semangat kebangsaan serta meneguhkan nilai persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat.***