DAERAH  

Bupati Nabit Tekankan Nilai Perjuangan dalam Hari Pahlawan

Bupati Nabit
Foto: Unsur Forkompinda Kabupaten Manggarai dalam Apel Hari Pahlawan.

Petanttnews.com- Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 tingkat Kabupaten Manggarai berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan Lalong Tana, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Senin 10 November 2025.

Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Fernando Mendonca dari Kodim 1612/Manggarai.

Upacara dihadiri Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, Wakil Bupati, jajaran Polres Manggarai, personel Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Ruteng, TNI Kodim 1612/Manggarai, pimpinan OPD, ASN, serta pelajar. Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan oleh Kapolres Manggarai.

Suasana upacara berlangsung penuh penghayatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan semangat kepahlawanan. Usai upacara, peserta melanjutkan kegiatan tabur bunga di makam para pahlawan sebagai simbol penghormatan atas jasa dan pengorbanan mereka.

Bupati Hery Nabit menegaskan bahwa Hari Pahlawan menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa.

“Momen ini mengingatkan kita bahwa banyak hal besar telah dibangun oleh para pahlawan dengan penuh pengorbanan. Jangan sampai apa yang sudah mereka letakkan secara kokoh menjadi sia-sia karena kita lalai meneruskannya,” kata bupati Nabit.

Menurutnya, perjuangan masa kini tidak lagi berbentuk perlawanan fisik, melainkan melawan kebodohan, kemiskinan, dan ketidakadilan yang masih menjadi musuh bersama. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdian dalam tindakan nyata sesuai tantangan zaman.

“Hari Pahlawan ini kembali menegaskan pentingnya kita terus berbakti dan mengabdi kepada bangsa, seperti para pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi negara dan daerah,” sambungnya.

Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra juga menyoroti makna perjuangan yang lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Ia menilai semangat itu harus dijaga meskipun bentuk perjuangan telah berubah.

“Perjuangan sekarang diwujudkan melalui peningkatan pengetahuan, sikap empatik, serta pengabdian nyata kepada masyarakat. Kita wajib membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap peringatan Hari Pahlawan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk menanamkan kembali semangat nasionalisme dan pengabdian di kalangan generasi muda Manggarai.