DAERAH  

25 Puskesmas Manggarai Tuntaskan 700 Sampel HPV DNA

Dinas Kesehatan
Foto: Ist.

Petanttnews.com- Upaya peningkatan layanan kesehatan perempuan di Kabupaten Manggarai menunjukkan hasil konkret. Sebanyak 25 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) berhasil menuntaskan program pengambilan sampel Human Papiloma Virus (HPV) DNA pada wanita sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Program yang dilaksanakan secara bertahap ini mencatat capaian penuh, dengan total 700 sampel HPV DNA berhasil dikumpulkan dan telah dikirim ke Laboratorium Kupang untuk pemeriksaan lanjutan. Capaian tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas akses pemeriksaan kesehatan reproduksi, khususnya bagi perempuan usia produktif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, Gabriel Amir, menyebut target pengambilan sampel di seluruh Puskesmas telah tercapai sepenuhnya. Langkah ini dinilai penting mengingat kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman kesehatan serius bagi perempuan.

“Karena itu penting bagi wanita untuk melakukan pengambilan HPV DNA secara teratur agar mengurangi risiko kanker serviks,” ujar Gabriel, Sabtu 13 Desember 2025 di Ruteng.

Melalui metode pemeriksaan HPV DNA, tenaga kesehatan mengambil sampel dari leher rahim atau vagina, kemudian melakukan analisis laboratorium untuk mendeteksi infeksi HPV serta mengidentifikasi jenis virus yang berpotensi menyebabkan kanker serviks. Metode ini dinilai lebih akurat dibandingkan pemeriksaan konvensional.

Selain sebagai langkah medis, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Deteksi dini dinilai krusial agar penanganan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang ke tahap yang lebih serius.

“Dengan metode yang lebih akurat kita berharap pengambilan sampel ini bisa menjangkau lebih banyak perempuan yang berusia 30-65 tahun, sehingga deteksi kasus dapat dilakukan lebih awal,” kata Gabriel.

Keberhasilan 25 Puskesmas mencapai target 100 persen dalam tiga tahap pelaksanaan menjadi indikator kesiapan fasilitas layanan kesehatan dasar di Manggarai dalam mendukung program pencegahan penyakit tidak menular. Pemerintah daerah berharap capaian ini dapat menjadi pijakan untuk memperluas jangkauan skrining kanker serviks pada tahun-tahun mendatang ***