Petanttnews.com- Aloisius Hama dikenal sebagai salah satu kader masa depan Kabupaten Manggarai yang pernah tampil dalam bursa bakal calon Bupati Manggarai pada Pilkada 2024. Di luar dinamika politik daerah, ia terus meneguhkan kontribusinya melalui jalur pendidikan dan keilmuan dengan meraih gelar Doktor Ekonomi.
Gelar akademik tertinggi tersebut diraih setelah Aloisius berhasil mempertahankan disertasi di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, pada 30 Desember 2025. Capaian ini sekaligus menegaskan konsistensinya membangun kapasitas diri sebagai bagian dari pengabdian jangka panjang bagi daerah.
Perjalanan intelektual Aloisius berangkat dari Lentang, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Ia tumbuh dalam lingkungan pedesaan dengan keterbatasan infrastruktur dan akses pendidikan. Kondisi tersebut tidak dijadikan alasan untuk berhenti, melainkan dijadikan pijakan untuk memperluas wawasan dan peluang hidup.
Keputusan merantau ke Surabaya pada 1999 menjadi titik balik penting. Tanpa jaminan pekerjaan dan dukungan finansial keluarga, Aloisius menjalani berbagai pekerjaan demi membiayai pendidikannya. Dari fase inilah nilai disiplin, kemandirian, dan keteguhan sikap ditempa.
Pendidikan sarjana ditempuh di Program Studi Akuntansi STIE Urip Sumoharjo Surabaya dan diselesaikan pada 2007. Studi magister manajemen dilanjutkan di STIE YAPAN Surabaya dan rampung pada 2014. Ia kemudian menyelesaikan Magister Akuntansi di Universitas Merdeka Malang pada 2022.
Untuk memperkuat perspektif hukum dalam tata kelola pemerintahan, Aloisius menempuh pendidikan Sarjana Ilmu Hukum di Universitas Merdeka Malang dan lulus pada 2024. Latar belakang multidisipliner tersebut menjadi modal penting dalam membaca persoalan birokrasi dan pembangunan daerah.
Program Doktor Ekonomi UII menjadi puncak perjalanan akademiknya. Dalam disertasi berjudul “Pengaruh Good Governance terhadap Akuntabilitas Kinerja melalui Sistem Akuntansi Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi pada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai,” Aloisius mengkaji relasi tata kelola pemerintahan dengan kinerja birokrasi daerah.
Di luar akademik, Aloisius berkiprah sebagai dosen dan pelaku usaha melalui PT Setia Makmur Surabaya. Prinsip transparansi dan akuntabilitas diterapkan sebagai wujud praktik keilmuan dalam dunia nyata.
Pengalaman akademik, profesional, dan keterlibatan dalam dinamika politik lokal menjadikan Aloisius Hama sebagai figur dengan kapasitas teknokratis dan visi pembangunan jangka panjang. Dari kampung Lentang hingga ruang akademik nasional, ia memosisikan pendidikan sebagai fondasi utama pengabdian bagi Manggarai.***




















