Petanttnews.com- Pemerintah Kabupaten Manggarai memastikan perbaikan ruas jalan Pagal–Beamese akan dikerjakan pada tahun anggaran 2026. Proyek peningkatan jalan dengan jenis pengerjaan hotmix tersebut dialokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari dana pinjaman daerah.
Perbaikan ruas jalan Pagal–Beamese merupakan bagian dari kebijakan pinjaman daerah yang diajukan Pemkab Manggarai bersama DPRD Kabupaten Manggarai dengan total nilai mencapai Rp100 miliar untuk tahun 2026.
Kesepakatan pinjaman daerah itu disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, dalam rapat paripurna DPRD pada penutupan masa sidang tahun dinas 2025 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Manggarai, Senin (22/12/2025).
Bupati Nabit menegaskan, pinjaman daerah menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menjawab keterbatasan fiskal, sekaligus memastikan program pembangunan prioritas tetap berjalan.
“Pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar ini merupakan instrumen penting untuk menutup kesenjangan fiskal dan memastikan program-program prioritas pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran daerah,” tegas Bupati Nabit.
Ia menjelaskan, seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Manggarai, termasuk Fraksi Golkar, telah menyatakan persetujuan terhadap rencana pinjaman tersebut. Proses pembahasan hingga asistensi juga telah dilakukan di Kupang, dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026 pun telah ditetapkan.
Salah satu prioritas penggunaan dana pinjaman tersebut adalah peningkatan infrastruktur jalan, termasuk ruas Pagal–Beamese yang selama ini dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan parah di sejumlah titik.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Manggarai, Yoakim Jehati, mengatakan bahwa kondisi ruas jalan tersebut memang membutuhkan penanganan serius. Bahkan, kata dia, warga setempat sempat melakukan gotong royong secara swadaya untuk memperbaiki kerusakan beberapa bulan lalu.
“Ruas jalan Pagal–Beamese mengalami kerusakan parah di beberapa titik. Warga bahkan sudah bergotong royong untuk memperbaikinya secara darurat,” ujar Yoakim.
Ia berharap masyarakat bersabar menunggu realisasi program tersebut pada tahun anggaran 2026.
“Kepada masyarakat, kami berharap agar bersabar hingga program APBD Tahun Anggaran 2026 dieksekusi oleh pemerintah,” pungkasnya.***




















