DAERAH  

Bupati Nabit Tekankan Percepatan DPA dan Kepercayaan Publik

Bupati Nabit
Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit saat memimpin Apel perdana tahun 2026. Foto: Ist.

Petanttnews.com,Ruteng- Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, menegaskan bahwa Tahun Anggaran 2026 harus diawali dengan disiplin, efisiensi, dan percepatan kerja birokrasi.

Penegasan itu disampaikannya saat memimpin Apel Perdana Tahun 2026 di Natas Labar, Ruteng, Senin (5/1/2026). Apel tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai.

“Kita mulai di awal tahun dengan efisiensi, dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Itu membuat irama pekerjaan menjadi berubah karena pembiayaan yang berubah dan kita semua berada dalam tekanan. Tetapi toh, dengan berbagai cara, kita bisa melalui semuanya,” kata Bupati Hery Nabit.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pemerintah daerah di tengah tekanan fiskal tercermin dari kemampuan menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada akhir tahun anggaran.

“Yang paling penting bagi kita semua adalah bahwa di penghujung tahun, kita bisa membayar semua pihak-pihak yang sudah berkontrak dengan kita. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Memasuki Tahun 2026, Bupati menekankan percepatan penyelesaian Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebagai kunci utama percepatan belanja pemerintah daerah.

“Pada tahun 2026 ini kita akan lakukan penyerahan DPA pada tanggal 15 Januari 2026. Itu berarti DPA harus selesai di 15 Januari, apa pun kondisinya. Tidak ada tawar-menawar soal itu,” lanjut bupati Hery.

Selain DPA, ia juga menginstruksikan agar laporan pertanggungjawaban OPD, mulai dari LKPJ, LPPD, laporan SPM, hingga laporan keuangan, diselesaikan dan diserahkan tepat waktu guna mempercepat proses pemeriksaan serta penetapan APBD Perubahan.

Bupati Hery Nabit juga menargetkan realisasi belanja pemerintah daerah pada triwulan pertama Tahun 2026 mencapai 25 persen agar perputaran ekonomi daerah dapat segera bergerak sejak awal tahun.

“Yang paling penting adalah kita percepat semua belanja, supaya kekuatan finansial pemerintah sesegera mungkin di awal tahun masuk ke dalam perekonomian,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Hari ini yang kita mau tumbuhkan adalah trust atau kepercayaan. Bahwa bekerja dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai, orang merasa nyaman. Trust itu yang akan membawa kemudian kemudahan,” katanya.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga optimisme, disiplin, dan etika birokrasi dalam menghadapi tantangan Tahun 2026.

“Dalam kondisi sulit sekalipun, saya mengajak kita semua untuk tetap optimis. Optimis bahwa di ujung lorong gelap itu ada sinar, ada terang di situ,” pungkasnya.

Apel perdana ini menjadi penanda dimulainya kerja pemerintahan Tahun 2026 dengan fokus pada percepatan anggaran, peningkatan kinerja birokrasi, serta penguatan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Manggarai.***