Petanttnews.com, Ruteng- Pemerintah Kabupaten Manggarai menjadwalkan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 pada 15 Januari 2026 sebagai langkah strategis mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah sejak awal tahun.
Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, bersama Wakil Bupati Fabianus Abu, Penjabat Sekretaris Daerah Lambertus Paput, serta pimpinan perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Manggarai dijadwalkan menghadiri langsung kegiatan tersebut. Penyerahan DPA akan dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara Bupati dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pada Apel Perdana Tahun 2026, Bupati Manggarai menegaskan bahwa DPA merupakan dasar hukum dan pedoman utama bagi perangkat daerah dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
“Dengan diserahkannya DPA, seluruh perangkat daerah diharapkan segera bergerak melaksanakan program dan kegiatan sesuai perencanaan. Fokus pembangunan tahun 2026 harus benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Manggarai,” tegas Bupati.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, menekankan pentingnya disiplin anggaran, percepatan realisasi program, serta koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.
APBD Tahun Anggaran 2026 sendiri telah ditetapkan pada 22 Desember 2025. Pasca penetapan tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui BKAD melaksanakan verifikasi dan finalisasi DPA seluruh perangkat daerah.
“Proses verifikasi DPA telah dilaksanakan sejak penetapan APBD pada 22 Desember 2025. Seluruh tahapan verifikasi telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga DPA Tahun Anggaran 2026 resmi berlaku terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2026,” jelas Penjabat Sekda sekaligus Ketua TAPD ini.
Dengan penyerahan DPA dan penandatanganan Perjanjian Kinerja, Pemerintah Kabupaten Manggarai berharap seluruh perangkat daerah segera mengeksekusi program pembangunan secara terukur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil sepanjang Tahun 2026.




















