DAERAH  

Seleksi SIPSS 2026 di NTT, Polri Tegaskan Rekrutmen Bersih dan Berbasis Integritas

Foto: Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo.

Petannttnews.com, Kupang- Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya membangun institusi yang profesional dan berintegritas melalui pembukaan penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Di Nusa Tenggara Timur, proses seleksi diawali dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas sebagai simbol kuat rekrutmen yang bersih, transparan, dan berkeadilan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama Polda NTT, Kamis (22/1/2026), dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo. Momen ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya tahapan seleksi, tetapi juga menjadi pesan terbuka kepada publik bahwa Polri menutup rapat segala celah praktik kecurangan.

Dalam arahannya, Wakapolda NTT menekankan bahwa Polri saat ini membutuhkan perwira muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kejujuran, serta kemampuan beradaptasi di tengah tantangan zaman dan perkembangan teknologi.

“Rekrutmen ini adalah wajah masa depan Polri. Yang kami cari bukan sekadar pintar, tetapi berintegritas dan memiliki kepercayaan diri untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tegasnya, Jumaat (23/01/26) pagi.

Polda NTT mencatat, dari 33 pendaftar SIPSS TA 2026, sembilan peserta dinyatakan lolos verifikasi awal dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari psikologi, kedokteran, farmasi, hingga teknik dan manajemen. Keberagaman tersebut mencerminkan kebutuhan Polri akan sumber daya manusia multidisiplin dalam menghadapi kompleksitas tugas kepolisian modern.

Untuk memastikan keadilan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan sistem one day service, sehingga peserta dapat mengetahui hasil seleksi secara langsung pada hari yang sama. Proses ini juga diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal, termasuk unsur masyarakat dan organisasi profesi, sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Lebih lanjut, Wakapolda NTT mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah tergiur janji kelulusan dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tidak ada jalur belakang, tidak ada titipan. Kelulusan ditentukan oleh kemampuan, kejujuran, dan usaha peserta sendiri,” ujarnya.

Melalui seleksi SIPSS TA 2026 ini, Polri berharap dapat melahirkan perwira-perwira muda yang mampu menjaga marwah institusi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Polri yang presisi dan humanis.***