Petanttnews.com, Ruteng- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto meresmikan Jembatan Garuda yang berada di Desa Rabok, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Selasa (9/6/2026).
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita. Turut didampingi Bupati Manggarai, Herybertus G.L. Nabit.
Kehadiran jembatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Infrastruktur yang dibangun melalui kolaborasi TNI dan Pemerintah Kabupaten Manggarai itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Jembatan Garuda menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan akses penghubung yang lebih memadai.
Dalam sambutannya, Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit menyampaikan apresiasi kepada TNI atas dukungan yang diberikan bagi pembangunan daerah.
“Setiap niat baik biasanya dipertemukan dengan orang baik serta institusi yang memahami situasi kita, yaitu bapak dan ibu TNI,” ujar Herybertus.
Bupati menjelaskan, gagasan pembangunan jembatan tersebut bermula dari kunjungannya ke wilayah itu pada tahun lalu. Setelah berdiskusi dengan jajaran TNI mengenai kondisi aksesibilitas masyarakat, pembangunan kemudian direalisasikan pada tahun ini.
Menurut Herybertus, keberadaan Jembatan Garuda akan memberikan manfaat besar bagi warga. Anak-anak sekolah kini dapat melintas dengan lebih aman, sementara para petani lebih mudah mengangkut dan memasarkan hasil pertanian ke luar daerah.
Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah juga ditegaskan oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Danrem 161/Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Hendro Cahyono.
Pangdam menyatakan TNI siap membantu pembangunan infrastruktur lain yang dibutuhkan masyarakat, termasuk jembatan penghubung antar kampung dan desa apabila diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.
Selain itu, TNI juga merencanakan pembangunan Batalyon Teritorial di setiap kabupaten. Batalyon tersebut nantinya akan dilengkapi Kompi Pertanian dan Peternakan guna mendukung pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Mayjen TNI Piek Budyakto juga meminta dukungan pemerintah daerah terkait penyediaan lahan pembangunan batalyon. Ia berjanji akan memberikan prioritas kepada pemuda lokal untuk bergabung menjadi prajurit TNI.
Sebanyak 50 persen anggota batalyon direncanakan berasal dari putra daerah yang memenuhi persyaratan dan memiliki kondisi kesehatan yang baik. Pangdam juga menegaskan bahwa proses rekrutmen TNI saat ini berlangsung secara terbuka dan transparan.
“Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Saya meminta Pak Kajari, Pak Kapolres, dan Pak Dandim untuk terus bekerja sama dengan Pak Bupati guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Manggarai,” tegas Pangdam.
Apresiasi warga turut disampaikan oleh tokoh pemuda Desa, Albertus Ahong. Mewakili masyarakat, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan TNI yang telah mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat membutuhkan pembangunan Jembatan Garuda ini untuk menghubungkan Kampung Rabok 1 dan Rabok 2. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI, Kasad, Pangdam, Danrem, hingga anggota Kodim 1612 dan Koramil Reok yang telah bekerja keras bersama kami di lapangan,” ungkap Albertus.
Peresmian Jembatan Garuda juga dirangkaikan dengan penyerahan bingkisan kepada siswa dan siswi berprestasi di SDI Rabok. Setelah acara selesai, Pangdam IX/Udayana bersama rombongan melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di kawasan Terminal Reo, Desa Salama, Kecamatan Reok***








