Petanttnews.com, Ruteng- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Manggarai menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI di Aula Efata Ruteng, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kepengurusan periode 2020-2026 sekaligus memilih kepengurusan baru periode 2026–2031.
Ketua Panitia Musda XI, Eduardus Maris, menjelaskan bahwa agenda utama Musda meliputi penyampaian dan pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus DPD II Golkar Manggarai periode 2020–2026, pemilihan Ketua DPD II Golkar periode 2026–2031, serta pemilihan Dewan Pertimbangan Partai.
“Musda ini merupakan forum tertinggi partai di tingkat kabupaten untuk melakukan evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah dan kepemimpinan Partai Golkar Manggarai lima tahun ke depan,” ujar Eduardus.
Tiga nama disebut akan bertarung dalam perebutan kursi Ketua DPD II Golkar Manggarai, yakni Osy Gandut, Yoamim Jehati, dan Ismail Nazar. Proses pemilihan diharapkan mengedepankan semangat musyawarah dan mufakat sesuai tradisi Partai Golkar.
Meski dijadwalkan berlangsung hanya satu hari, jalannya Musda diperkirakan dapat berlangsung dinamis tergantung pada proses persidangan dan pembahasan agenda-agenda strategis yang akan diputuskan peserta.
Musda XI Golkar Manggarai diawali dengan acara seremonial pembukaan yang dihadiri jajaran pimpinan DPD I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur, termasuk Ketua dan Sekretaris DPD I Golkar NTT. Selain itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai juga dijadwalkan hadir.
Dalam forum Musda kali ini, terdapat 17 hak suara yang akan menentukan arah kepemimpinan partai. Hak suara tersebut berasal dari Pengurus Anak Cabang (PAC), DPD I Golkar NTT, DPD II Golkar Manggarai, organisasi sayap partai, serta Dewan Pertimbangan Partai.
Hingga berita ini diturunkan, peserta Musda mulai memasuki arena sidang untuk mengikuti tahapan pembukaan dan agenda persidangan yang akan menentukan nahkoda baru Partai Golkar Kabupaten Manggarai untuk periode lima tahun mendatang.***








