Petanttnews.com, Ruteng- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Manggarai bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026.
Respons tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak. Pada Senin, (17/8), bantuan disalurkan di sejumlah lokasi, di antaranya Klinik Pratama Panti Nirmala Karot dan wilayah Reo, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai.
Ketua DPC PDIP Kabupaten Manggarai, Paul Peos, mengatakan bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, obat-obatan, hingga makanan ringan bagi anak-anak.
“Di Panti Nirmala Karot kita serahkan kebutuhan pokok berupa beras, mie instan, air mineral, telur, tenda besar dan obat-obatan,” kata Paul Peos, Senin (17/8/2026).
Menurut Paul, bantuan pangan tersebut juga dilengkapi makanan ringan untuk anak-anak. Bantuan itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama berada di tengah situasi tanggap darurat. “Ada juga makanan ringan untuk anak-anak,” lanjutnya.
Selain kebutuhan logistik, PDIP memberikan perhatian terhadap pelayanan kesehatan warga terdampak. Dua tenaga medis dari Jakarta diterjunkan untuk membantu pelayanan di Klinik Karot.
Kehadiran tenaga medis tersebut menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan yang dibawa bersama rombongan PDIP dari Jakarta. Mereka bergabung dengan jajaran PDIP Manggarai untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Penyerahan bantuan kemanusiaan turut hadir langsung DPP PDIP Perjuangan. Diantaranya Ganjar Pranowo mantan Gubernur Jawa Tengah, Rismaharini, atau Bu Risma mantan mentri Sosial, Ribka Ciptaning angggoya DPR RI, dan Pengurus PDIP Propinsi NTT.
Selain para tokoh tersebut, puluhan tenaga lapangan dan dokter turut dibawa ke Manggarai. Mereka membantu proses penyaluran bantuan sekaligus melihat kondisi masyarakat terdampak secara langsung.
Di Klinik Panti Nirmala Karot, rombongan tidak hanya menyerahkan bantuan. Mereka juga berinteraksi dengan warga korban serta para suster yang menangani pasien korban gempa.
Saat yang sama, Ganjar Pranowo bersama rombongan kemudian meninjau Gereja Karot yang terdampak gempa. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus mengetahui kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi.
Setelah kegiatan di Karot selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Reo. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan juga menjangkau masyarakat terdampak di wilayah utara Kabupaten Manggarai tersebut.
Setibanya di Reo, Ganjar dan rombongan berinteraksi dengan warga di posko pengungsian. Bantuan kebutuhan pokok kemudian diserahkan langsung kepada masyarakat.

Selain bantuan pangan, PDIP juga membawa solar cell untuk mendukung kebutuhan penerangan warga di Reo. Bantuan tersebut menjadi salah satu kebutuhan yang disiapkan tim berdasarkan kondisi di lapangan. “Kebutuhan pokok yang sama kita salurkan di Reo. Kita juga serahkan Sollar Cell untuk kebuhan Penerangan,” jelas Paul.
Untuk memperlancar distribusi di Wilayah Reeo, kegiatan tersebut dikoordinasikan Sekretaris PDIP Manggarai Aven Mbejak dan pengurus DPC PDIP Manggarai lainnya.
Paul menjelaskan, tidak seluruh bantuan didatangkan dari Jakarta. Sebagian kebutuhan dibeli secara lokal di Ruteng untuk mempercepat proses penyaluran.
“Belanja bahan lokal di Ruteng hari ini Rp104 juta. Bantuan lainnya dibawa dari Jakarta,” ujarnya.
Pembelian bahan lokal tersebut dilakukan agar kebutuhan warga dapat segera dipenuhi. Selain mempercepat distribusi, cara ini memungkinkan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
“Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, air mineral, telur, makanan ringan untuk anak-anak, tenda besar, obat-obatan,” lanjut Paul.
Di tengah kondisi pascagempa, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pangan. Pelayanan kesehatan, tempat perlindungan, penerangan, dan dukungan tenaga medis juga menjadi bagian penting dalam masa tanggap darurat.
Karena itu, PDIP tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga mengerahkan tenaga medis, dokter, dan puluhan tenaga lapangan untuk membantu masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan di Karot dan Reo menjadi bagian dari respons PDIP Manggarai terhadap kondisi masyarakat setelah gempa bumi mengguncang Flores.
Paul mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PDIP kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan setelah bencana.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama mereka yang masih membutuhkan kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, tempat perlindungan, dan dukungan lainnya selama masa tanggap darurat.***

