Daftar Nama 27 Korban Meninggal Akibat Gempa di Manggarai

Ruteng- Sebanyak 27 orang meninggal dunia akibat gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban tersebar di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Manggarai.

Data tersebut berdasarkan laporan perkembangan dampak kerusakan dan korban jiwa yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT per Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 18.00 Wita.

Dari 27 korban meninggal dunia, jumlah terbanyak tercatat di Kecamatan Reo, yakni 13 orang. Sebagian besar korban meninggal setelah tertimpa bangunan rumah yang roboh akibat guncangan gempa.

Korban meninggal dunia di Kecamatan Reo terdiri dari Resny (21), Faisal (42), Habibi (7), Ruslin Ahmad (61), Hamidi (70), Asyiah (76), Stefano Bernadito (37), Hendrikus Gampur, Yurnia Yuldis, Supriyadin, Yustiana Rominsiana Mbawo, Heliani Plate, dan Rahman Ahmad (37).

Rahman Ahmad dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Waso Matim. Sementara 12 korban lainnya meninggal akibat tertimpa bangunan rumah.

Selain di Reo, korban meninggal juga tercatat di sejumlah wilayah lainnya. Di Karot, satu orang meninggal dunia, yakni Stefanus Jedaut (92), setelah mengalami shock di rumah. Di Bea Mese, Fabian Evita Jas meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumah.

Kemudian, Kristina Srimurti tercatat sebagai korban meninggal dunia di Golo Lanak setelah tertimpa bangunan rumah. Di Wae Mulu, dua orang meninggal dunia, yakni Manus Tangkang dan Yohana Madi. Keduanya meninggal setelah tertimpa bangunan rumah sakit.

Sementara itu, empat korban meninggal dunia tercatat di Reok Barat. Mereka adalah Mustari (65), Rinto Harahap (45), Bunga Sari (40), dan Bibeng (50). Keempatnya meninggal akibat tertimpa bangunan rumah.

Korban lainnya adalah Herlina Matildis Bire (43) di Tenda. Herlina meninggal dunia akibat shock saat berada di rumah sakit.

Di Pau, Agustinus Magul meninggal dunia akibat shock di rumah. Sementara Rosalia Didung (68) di Riung, Monika Impe (70) di Ladur, serta Maria Naus (92) di Cireng masing-masing meninggal akibat tertimpa bangunan. Maria Naus dilaporkan meninggal setelah tertimpa bangunan Puskesmas.

BPBD Provinsi NTT menyatakan data tersebut merupakan laporan perkembangan sementara berdasarkan hasil pendataan di lapangan.

Laporan korban jiwa tersebut dapat mengalami perubahan seiring proses pendataan, verifikasi, dan pemutakhiran informasi dari wilayah terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.***