Petanttnews.com, Bali- Muda-mudi Lamba Keli yang berada di Bali menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya warga Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Aksi kemanusiaan tersebut digelar di sejumlah titik lampu merah di Kota Denpasar, Minggu (23/8/2026).
Penggalangan dana dilaksanakan di dua lokasi, yakni Lampu Merah Nangka dan Lampu Merah Sanur. Aksi tersebut melibatkan anak-anak muda asal Desa Lamba Keli yang saat ini sedang menempuh pendidikan maupun bekerja di Bali.
Koordinator Lapangan Aliansi Bali Peduli Bencana Flores, Nando Suryanto, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian para perantau terhadap masyarakat di kampung halaman yang terdampak gempa pada 15 Agustus 2026.
“Kami adalah anak-anak muda dari Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Ada yang mahasiswa dan ada yang bekerja. Penggalangan dana ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kami yang terdampak bencana di Flores, terlebih di kampung kami, Lamba Keli. Kami mendengar bahwa meskipun banyak bantuan yang sudah tersalurkan ke Flores, NTT, Desa Lamba Keli masih belum mendapatkan bantuan secara merata, baik dari pemerintah maupun pihak lainnya,” ujar Nando.
Menurut Nando, Penggalangan dana bagi warga terdampak gempa di Flores tidak hanya dilakukan dengan turun ke jalan, tetapi juga membuka donasi melalui rekening relawan.
Lebih lanjut, Nando mengatakan hasil penggalangan dana tersebut nantinya akan dikirim langsung ke kampung halaman melalui Pemerintah Desa Lamba Keli. Hal tersebut dilakukan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Nantinya hasil penggalangan dana ini akan kami salurkan atau kirimkan melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa Lamba Keli. Kami berharap pemerintah desa dapat menggunakan sumbangan donasi ini benar-benar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lamba Keli yang terdampak bencana,” ujar Nando.
Di akhir keterangannya, Nando menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali yang telah menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di Flores.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali. Kepedulian dan uluran tangan masyarakat Bali terhadap korban bencana di Flores terus mengalir melalui donasi yang mereka berikan di setiap lampu merah,” tutupnya.***

