BPD Jatim Bantu Karyawan BPD NTT Terdampak Gempa

Foto: PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur (Jatim) menyerahkan bantuan kemanusian untuk karyawan BPD NTT terdampak gempa. Penyerahan uang ini bersamaan dengan kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di kantor Bank NTT Cabang Ruteng di Aula GOR PPO Manggarai. (Petanttnews. com)

Manggarai- Kepedulian PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur (Bank Jatim) terhadap keluarga besar Bank NTT diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan bagi karyawan Bank NTT yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan senilai Rp250 juta tersebut diserahkan Bank Jatim kepada Direktur Bank NTT, sebagai bentuk solidaritas antar lembaga perbankan daerah yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB).

Direktur Bank Jatim, Winardi Legowo, mengatakan hubungan Bank Jatim dan Bank NTT tidak hanya sebatas kerja sama antar lembaga perbankan.  Menurutnya, kebersamaan dalam KUB juga menjadi ruang untuk saling menguatkan ketika salah satu pihak menghadapi musibah.

“Terimakasih Bank NTT atas kebersamaan kita sekaligus membuktikan bahwa Bank Jaktim dan Bank NTT bergabung dalam musyawarah Kelompok Usaha Bank (KUB),” kata Winardi Legowo, selalu Direktur PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) atau Bank Jatim, saat mengunjungi Kantor pusat Bank NTT Cabang Ruteng di Aula GOR PPO Manggarai Senin, 24 Agustus 2026.

Menurutnya, Bank Jatim turut prihatin atas bencana gempa yang berdampak terhadap masyarakat maupun keluarga besar Bank NTT di Flores. Baginya bantuan tersebut bentuk kepedulian Bank Jatim atas karyawan Bank NTT yang terkena dampak. Iapun berharap badai ini cepat berlalu dan semua masyarakat khusunya keluarga besar Bank NTT diberikan ketabahan.

“kita solid dan kemudian kita turut prihatin atas bencana ini semoga diberikan ketabahan” ujar Winardi Legowo.

Sementara itu, Direktur Bank NTT Charlie Paulus  menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Bank Jatim, khususnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut memberikan perhatian terhadap kondisi Bank NTT dan para karyawannya.

“Atas nama Bank NTT menyampaikan terimakasih kepada Bank Jatim khususnya ibu Gubernur Kofifah bersama Direktur Bank Jatim”, kata Charlie Paulis selaku Direktur Bank NTT didepan Direktur Bank Jatim, Sekda Propinsi Jatim, dan Gubernur Jatim usai menerima bantuan tersebut, Senin 24 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, gempa tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sejumlah kantor Bank NTT di Flores, tetapi juga berdampak langsung terhadap karyawan. Beberapa rumah karyawan mengalami kerusakan. Bahkan, kendaraan milik karyawan turut rusak akibat material bangunan yang runtuh.

“Gempa ini membuat kantor kami rusak, sambil kami menolong sendiri kami juga menolong orang lain. Karyawan kami ada juga yang terdampak, ada juga motornya hancur karena parkir dikantor, ada juga rumah yang rusak,” imbuhnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kesedihan bagi keluarga besar Bank NTT. Namun, dukungan dari berbagai pihak memberikan kekuatan bagi mereka untuk tetap menjalankan tugas sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Memang bencana ini membawa kesedihan tapi kami kuat karena banyak teman yang menguatkan dan membantu kami khususnya Ibu Gubernur Kofifah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Charlie mengatakan bantuan dari Bank Jatim akan dimanfaatkan untuk membantu karyawan Bank NTT yang terdampak gempa. Dukungan tersebut sekaligus memperkuat upaya Bank NTT dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat korban bencana.

“Dengan sumbangan yang kita terima ini dapat menolong karyawan-karyawan kita dan tentunya juga kami membantu masyarakat yang terdampak,” sambungnya.

Gempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk fasilitas perkantoran Bank NTT. Salah satu yang mengalami kerusakan cukup parah yakni Kantor Bank NTT Cabang Ruteng.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas milik karyawan. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan setelah tertimpa atau terkena serpihan material bangunan akibat gempa.

Bantuan Bank Jatim tersebut menjadi bagian dari rangkaian kepedulian terhadap keluarga besar Bank NTT dan masyarakat terdampak gempa di Flores. Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Bank Jatim juga mengunjungi sejumlah lokasi pengungsian di Robo, Kabupaten Manggarai, serta wilayah Manggarai Timur.

Solidaritas tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kerja sama dalam KUB tidak hanya berorientasi pada penguatan sektor perbankan, tetapi juga diwujudkan dalam aksi kemanusiaan ketika daerah dan masyarakat menghadapi bencana.***