Petanttnews.com, Ruteng- Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Pemuda Tani Indonesia (PTI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok warga terdampak, pasca Gempa Bumi Flores yang mengguncang wilayah Manggarai.
“Atas nama Bapa Ketua Bobby Lianto, DPD Pemuda Tani Indonesia NTT saya menyerahkan bantuan ini,” kata Kanis Erom Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia Cabang Manggarai, usai menyerahkan bantuan di desa Bangka Lao, Kecamatan Ruteng, Rabu (26/08/26) siang.
Perlengkapan tenda, terpal, karpet, kasur atau spon tidur kata Kanis, kebutuhan warga terdampak yang kita prioritaskan selama masa tanggap darurat. Perlengkapan tersebut diserahkan langsung pada warga terdampak bersama dengan unsur pemerintah desa setempat.
“Semoga bantuan ini dapat mengurangi sedikit luka bagi masyarakat terdampak. Kiranya perlengkapan tenda ini dapat dimanfaatkan selama masa pengungsian,” lanjut Kanis.
Baca Juga:
Update Terbaru 41 Tewas Korban Gempa di Manggarai
DPD PTI NTT juga menyalurkan peralatan tani seperti Linggis, sekop bagi warga setempat. Peralatan tersebut kebutuhan keberlanjutan pasca situasi gempa aman.
“Kita serahkan juga peralatan Tani. Ini adalah rasa semangat kami untuk memberi spirit agar tidak terlarut dalam kesedihan. Setelah situasi aman, kita kembali untuk bekerja dan yang pasti kita kebutuhaan peralatan tani,” sambungnya.
Untuk mendukung kegiatan olahraga, DPD Pemuda Tani Indonesia menyalurkan sejumlah perlengkapan olahraga. Bola kaki, bola takraw, jaring atau net turut disertakan dalam sumbangan tersebut. “DPD PTI menyerahkan fasilitas olahraga. Muda mudi dapat menggunakan ini untuk kebutuhan olahraga,” pungkas Kanis didepan penjabat Desa Bangka Lao saat menyerah bantuan tersebut.
Hari yang sama juga, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Petani Muda Indonesia (PTI) NTT, menyambangi Gereja Paroki Karot. Gereja tersebut mengalami kerusakan akibat gempa berlangsung. Sejumlah perlengkapan Tenda dan kebutuhan Tani diserahkan. Pengurus gereja nantinya akan diserahkan kepada warga paroki yang membutuhkan.
Baca Juga
Boni Burhanus: Ada Kabar 20 Miliar untuk Korban Gempa di Manggarai
Sementara itu, penjabat desa Bangka Lao menuturkan kondisi wilayahnya pasca gempa bumi yang mengguncang Flores Sabtu 15 Agustus 2026. Tercatat 190 rumah warga mengalami kerusakan.
“27 rumah rusak berat, 35 rusak sedang, dan 128 rusak ringan,” kata Yohanes Tanto usai menerima bantuan DPD PTI NTT, di kantor desa Bangka Lao, Rabu (26/08/26).
Sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Puskesmas pembantu (Pustu) Bangka Lao, SDI Til, kantor desa dan gereja ikut terdampak.
Kendati demikian tutur Yohanes, pelayanan pemerintahan desa masih berjalan normal pascagempa. Sementara pelayanan kesehatan masyarakat dilaksanakan di Posko Tanggap Darurat.
Desa Bangka Lao tercatat memiliki sekitar 730 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 2.300 jiwa. Hingga saat ini warga masih mengungsi di posko pengungsian mandiri.***

