Petanttnews.com, Ruteng- Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar bersama Ikatan Alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar (IKAMAHA) menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada 138 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi di Dusun Pelas, Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, (NTT).
UNMAS Denpasar menggandeng IKAMAHA untuk membantu warga yang masih menghadapi dampak bencana. Rombongan yang hadir langsung ke lokasi membawa sejumlah kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Baca Juga: Bupati Manggarai Apresiasi BTT RP20 M dari Prabowo
Disalurkan setiap kepala keluarga (KK) dengan 10 kilogram beras, satu dus mi instan, satu papan telur, dan satu kilogram minyak goreng. Bantuan Senilai Rp50 juta diserahkan langsung kepada warga terdampak turut hadir untuk pemerintah desa.
Penyaluran bantuan itu dihadiri Wakil Rektor I Unmas Denpasar Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. dan Wakil Rektor II Dr. I Gede Cahyadi Putra, S.E., M.Si., Ak., CA., CSRA.
Turut didampingi Ketua IKAMAHA I Gusti Lanang Patra Adiwirawan, S.P., M.Si. Bersama Wakil Ketua Alumni I Wayan Muda Suta Arta, Amd., Farm., S.Tp., M.Si.
Melalui aksi kemanusiaan itu, Unmas Denpasar ingin menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Manggarai yang terdampak gempa. Kampus bersama para alumni memilih menyalurkan bahan kebutuhan pokok agar bantuan dapat langsung digunakan oleh warga.
“Atas nama civitas akademika Universitas Mahasaraswati Denpasar bekerja sama dengan Ikatan Alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar, kami mengucapkan turut berduka cita kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah di sejumlah daerah, mulai dari Flores NTT serta kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah,” Kata Prof. Dr. Ir. I Ketut Widnyana selaku Wakil Rektor I UNMAS Denpasar saat menyerahkan bantuan Sembako bagi warga terdampak di dusun Pelas, desa Timbu, Jumaat, (28/08/206).
“Mendapat penugasan dari Bapa Rektor kepada kami untuk menjenguk langsung bapa dan mama yang mengalami bencana korban Gempa Bumi. Selain menjenguk kami juga menyerahkan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa Timbu, Kecamatan Ciba Barat, Manggarai, NTT,” ungkapan Wakil Rektor I UNMAS Denpasar itu.
Unmas Denpasar menyampaikan doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana. Kampus berharap masyarakat mendapatkan kekuatan dan ketabahan untuk melewati masa sulit.
“Di tengah duka yang dirasakan, doa dan kepedulian kami menyertai seluruh masyarakat yang terdampak. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan dan keselamatan. Semoga para korban yang berpulang mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” Ucapnya.
Baca juga: Pemkab Manggarai Perpanjang Tanggap Darurat Gempa
Unmas Denpasar menegaskan kepeduliannya tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Kampus juga ingin membangun semangat solidaritas dan gotong royong bersama masyarakat dalam menghadapi bencana.
“Unmas Denpasar bersama dalam duka, hadir dalam kepedulian. Om Santi, Santi, Santi,” pungkasnya.
Bantuan untuk 138 KK di Dusun Pelas, Desa Timbu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa pemulihan pascagempa.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar (IKAMAHA) I Gusti Lanang Patra Adiwirawan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap warga yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai.
“Kami bersama Unmas Denpasar hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, beberapa Mahasiswa UNMAS asal Manggarai di Bali mendapat bantuan. “Bantuan mahasiswa terdampak kami kasih di kampus. Kemarin kami ketemu masyarakat di sana orang tuanya kami kasih bantuan anaknya kuliah di MahaSaraswati juga dapat bantuan bersamaan sambil video call sama ibunya,” pungkasnya.
Kehadiran Unmas Denpasar dan IKAMAHA di tengah masyarakat juga menjadi bentuk solidaritas perguruan tinggi dan alumni terhadap warga yang membutuhkan dukungan setelah bencana.***

