PP PMKRI Salurkan Bantuan Korban Gempa

Foto: PP PMKRI bersama warga terdampak gempa.

Petanttnews.com, Ruteng- Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, berupa sembako bagi warga terdampak, pasca bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu 15 Agustus 2026.

PP PMKRI menyambangi Kampung Wae Dangka, Desa Racang Welak, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu 2 September 2026. Kampung tersebut mengalami dampak terparah usai diguncang gempa.

PP PMKRI yang datang bersama kader PMKRI Cabang Labuan Bajo dan PMKRI Cabang Denpasar, diterima resmi oleh Camat Welak. Turut hadir aparat pemerintah Desa setempat serta perwakilan warga terdampak.

“Kami hadir di Kecamatan Welak bukan sekadar membawa bantuan fisik, tetapi untuk memastikan bahwa saudara-saudari kita di sini tidak dibiarkan berjuang sendirian,” kata Ketua Pengurus Pusat PMKRI Yohanes Tola, Rabu (2/09/26).

Baca Juga: HUT Kejaksaan RI ke-81, Kejari Manggarai Gelar Syukuran Sederhana

Dari hasil kunjungan tersebut, PP PMKRI menemukan sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, terutama terkait hunian warga dan keberlanjutan pendidikan anak-anak.

Di Kampung Wae Dangka, sedikitnya tiga rumah warga dilaporkan ambruk dan rata dengan tanah. Warga yang kehilangan rumah membutuhkan tenda penampungan yang layak untuk tempat tinggal sementara.

Selain persoalan hunian, fasilitas pendidikan di Kecamatan Welak juga mengalami kerusakan akibat gempa. Empat sekolah, yakni SMP Negeri 2 Ulas, SMP Satap Mangas, SMP Negeri 4 Paje dan SDK Orong, dilaporkan mengalami kerusakan parah sehingga aktivitas belajar mengajar terhenti.

Menurut Yohanes Tola, penderitaan warga terdampak gempa harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, PMKRI akan membawa berbagai temuan di lapangan sebagai bagian dari advokasi kepada para pemangku kebijakan.

“Kami berkoordinasi Pemerintah Pusat segera menyediakan tenda layak huni bagi warga yang rumahnya hancur,” katanya.

“Yang tak kalah mendesak, tenda belajar untuk siswa di SMP Negeri 2 Ulas, SMP Satap Mangas, SMP Negeri 4 Paje, dan SDK Orong agar masa depan pendidikan anak-anak kita tidak ikut terkubur di bawah reruntuhan,” tegasnya.

Kendati demikian, PP PMKRI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah turun langsung melihat kondisi NTT. Namun, menurut Yohanes, proses pemulihan pascabencana membutuhkan perhatian dan pengawalan dalam jangka panjang.

“Kami mengapresiasi langkah Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah turun langsung ke NTT, namun pemulihan ini harus dikawal serius setidaknya untuk setahun ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Welak Heribertus Mangas menyampaikan apresiasi atas kepedulian PP PMKRI yang datang langsung menemui masyarakat.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PP PMKRI, Adinda Yohanes Tola, beserta rombongan,” ujar Heribertus.

Baca Juga: Gunung Anak Ranakah Naik Status Jadi Waspada

Ia mengatakan kehadiran PMKRI tidak hanya membantu meringankan beban warga melalui bantuan tanggap darurat, tetapi juga menjadi penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

PMKRI berharap bantuan dan hasil peninjauan lapangan tersebut dapat membantu warga melewati masa tanggap darurat sekaligus mendorong pemerintah mempercepat pemulihan hunian dan fasilitas pendidikan yang rusak akibat gempa.***