Petanttnews.com- Pemerintah Kabupaten Manggarai mendatangi Dokter spesialis asal Rumah Sakit Umum Kabupaten Badung, Bali, untuk memberikan tes kesehatan kejiwaan bagi bakal Calon Legislatif untuk pemilu 2024.
Direktur Rumah Sakit Umum Ruteng, dr Oktavianus Ampur menjelaskan Pemerintah Kabupaten Manggarai menghadirkan dokter spesialis jiwa asal RSUD Badung. Hal itu sebagai upaya Pemerintah Daerah, mengingat RSUD Ruteng belum memiliki dokter spesialis Jiwa.
“Dari Pemerintah Daerah Bpk Bupati memfasilitasi utk mendatangkan dokter spesialis Jiwa dari RSUD Badung di Bali untuk melakukan pemeriksaan rohani dan kegiatan di koordinasi langsung Bpk Sekda”, kata dr Vian melalui pesan diangkat WhatsApp, Kamis 4 Mei 2023.
Menurut dr Vian, Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng hanya melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani dan bebas narkoba. Hal itu berdasarkan rekomendasi dari KPU.
“Rekomendasi pemeriksaan sesuai regulasi UU dan instruksi dari KPU. Kami menjalankan rekomendasi dari KPU untuk pemeriksaan kesehatan jasmani dan surat bebas narkoba sesuai kompetensi SDM di RS”, jelasnya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan “Kami di RSUD hanya melakukan pemeriksaan kesehatan Jasmani dan Bebas Narkoba. Ite bisa tanya langsung ke Bpk Sekda”, lanjutnya.
Menurut dr Vian, Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng saat ini belum memiliki Dokter spesialis Jiwa. Karena itu kita datangkan dari Bali.
“Rumah sakit Pemerintah yang ada spesialis Jiwa dokter jiwa yg punya kompetensi pemeriksaan psikometri dan MMP1.2
“RSUD Ruteng blm ada spesialis Jiwa”, tegasnya.
Pantauan media Petanttnews.com Jumaat, 5 Mei 2023, ratusan Bakal Calon Legislatif Kabupaten Manggarai dan Bakal Calon Legislatif NTT, mengikuti ujian Tes kejiwaan di gedung GOR dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Jumaat, 5 Mei 2023.
Salah satu Bakal Calo Legislatif Kabupaten Manggarai, Apolinarus Rofekeler Soleman Partai Gerindra, dari Daerah Pemilihan Langke Rembong dan Wae Rii’i memberikan respon positif atas Seleksi Tes Kejiwaan seluruh Bakal Calon Legislatif.

“Seleksi seperti ini harus disambut dengan baik, karena tolak ukur kualitas kejiwaan harus benar2 secara serius. Tidak hanya memenuhi syarat administrasi”, tegasnya.
Terkait dengan ketiadaan Dokter Spesialis Jiwa di RSUD Ruteng, menurut Apol menjadi tugas Pemda kedepan untuk bisa menghadirkan menyiapkan Dokter Spesial Jiwa agar tidak mendatangkan dari luar.
“Tugas pemerintah kedepan untuk menyiapkan Dokter Spesialis sendiri. Manakalah seleksi seperti ini, apalagi yang berhubungan pengisian pejabat publik seperti DPRD. Dan menurut saya mutlak dan benar-benar pemeriksaan secara menyeluruh dan profesional”, tegasnya.

Sementara itu, Venan Ntelok Bakal Calon DPRD Kabupaten Manggarai partai Hanura dari daerah pemilihan Cibal, Cibal Barat, Reo dan Reo Barat, meminta KPUD Manggarai sebagai penyelenggara untuk melakukan klrafikasi dengan baiaya seleksi Kesehatan. Menurutnya Biaya admintrasi besar ini mesti dipertanggungjawabk ke Publik.
“KPUD bersama Pemerintah Daerah harus tranparansi dan memberikan klarifikasi biaya yang dikeluarkan oleh Seluruh Bakal Calon Legislatif ke Publik dan Biaya Itu di kemanakan”, tegasnya. ***

